Minggu, 26 Agustus 2012

SULAK / KEMOCENG TERTINGGI DAN TERPANJANG DI DUNIA

Pada 23 Agustus 2012 telah dibuat sulak atau kemoceng tertinggi dan terpanjang di dunia sepanjang 6 meter. Tangkai Sulak terbuat dari bambu sepanjang 7 meter dan rangkaian bulu ayam sepanjang 6 meter. Sulak tertinggi dan terpanjang di dunia diresmikan oleh Kepala Desa KArang, kec. Klaten Selatan, Kab. Klaten Bp. Kabul Subahid, ST pada saat pembukaan kegiatana Wayang Kulit semalam Suntuk dengan dalang ki Kusni Kesdik di rumah sesepuh SULAK Bp. Wagimo di Ngriman Lor. Hayo siapa berani menandingi Sulak atau kemoceng tertinggi dan terpanjang di dunia dari Ngriman Lor ?

FESTIVAL LEBARAN

Alhamdulillah selama liburan Lebaran Paguyuban SULAK telah melaksanakan serangkaian kegiatan antara lain :
1. Lomba di masjid : lomba takbiran dengan kategori Ibu-2, Remaja/anak Putra, dan Remaja/Anak Putri
2. lomba Agustusan : bakiak, lari sepatu bathok, balap karung, mocopat, dan menyanyi anak (Gundhul-2 pacul, Jaranan, Gambang suling). Ada peserta yang demo mendalang. Keluar sebagai pemenang : Bp. JAtno, Bp. Nanto Patih dan Ibu Woro
3. Pembuatan Sulak tertinggi / terpanjang di dunia sepanjang 6 meter dan diresmikan/diakui oleh Kepala Desa Karanglo, kec. Klaten Selatan, Kab. Klaten pada saat pembukaan Pagelaran Wayang Kulit di Ngriman Lor, 23 Aagustus 2012
4. Wayangan semalam suntuk dengan dalang Ki Kusni Kesdik dengan dukungan penuh sesepuh SULAK bp. Wagimo
Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan seluruh kegiatan SULAK semalam lebaran. Semoga Alloh mengijinkan kita untuk kembali menggelar kegiatan tahun depan, amin.

Kamis, 26 Juli 2012

Lomba Di Masjid

Pada lebaran 2012 kali ini SULAK juga akan mengadakan lomba di masjid antara lain lomba azan dan lomba takbiran. Juri : Bp. Margyanto Ngemplak. Lomba dibuka untuk umum (segala umur : anak-anak, remaja, dewasa, kakek-kakek dll). Hadiah insya Alloh menarik. Hayo kita makmurkan Masjid Nurusu Salam kita.

Mudik Lagi

Lebaran sebentar lagi tiba. Setelah beribadah selama sebulan penuh di perantauan, anggota SULAK hampir semuanya akan mudik ke Ngriman Klaten, kecuali yang berhalangan (biasanya karena sedang punya bayi, lagi hamil, dll). Mereka pulang kampung dengan berbagai moda : naik motor, mobil pribadi, kereta api dan pesawat. Bersusah-susah selama 1-2 hari di perjalanan akan ditebus dengan suka cita bertemu dengan keluarga di kampung : anak bojo, bapak, ibu, pakdhe, budhe, paklik, bulik, ponakan, simbah, sedulur dan tonggo teparo. Biasanya SULAK mengadakan acara rutin tahunan dengan halal bihalal. Tahun 2011 SULAK dengan disponsori Bp. Wagimo mengadakan Wayangan semalam suntuk dengan dalang ki Kusni Soran. Tahun 2012 SULAK insya Alloh akan mengadakan Lomba-lomba khas 17-an pada H+2 atau sehari setelah ujung. Jenis lomba akan diseting tradisionalis untuk mengingatkan pada tradisi permainan anak tempo doeloe antara lain :
1. Lomba untuk Dewasa :
    a. Mocopat lagu wajib Dhandang Gulo (dengan syair disediakan oleh panitia atau boleh membawa
        sendiri   

    b. Lomba Bakiak
2. Lomba untuk anak-anak : 
    a. Egrang
    b. Jalan dengan sepatu bathok dikendalikan tali
    c. Menyanyi : Lagu wajib Jaranan dan/atau gundul-gundul pacul, lagu pilihan bebas
    d. Sepeda santai / karnaval
3. Pembuatan sulak tertinggi / terpanjang di dunia
4. Pemasangan Replika Sulak di Gapura masuk Ngriman (Cincim)

Menurut informasi, Bp. Wagimo bekerja sama dengan warga Ngriman Lor juga akan mengadakan Wayangan lagi pada hari Rabu, 22 Agustus 2012.

HAyo, tukarkan recehan baru di Bank untuk dibagikan ke anak-anak sedulur di kampung untuk nonton wayang dan lomba Agustusan di Ngriman Lor. Merdeka.


Minggu, 27 Mei 2012

AKTA PENDIRIAN SULAK


SULaK
Solidaritas Untuk Leluhur dari Anak Kampung
 

AKTA PENDIRIAN ”SULAK”

Latar Belakang
1.    Selama ini para perantau asal Ngriman Lor kurang terkoordinir dan kurang komunikasi  
2.    Jika disinergikan potensi perantau bisa bermanfaat optimal bagi kampung halaman
3.    Kondisi kampung halaman yang memprihatinkan dan membutuhkan perhatian :
-       Keadaan ekonomi yang nyaris stagnan, bisnis bulu ayam banyak yang gulung tikar.
-       Banyak generasi muda yang menganggur
-       Tingginya biaya kesehatan sedangkan tidak semua warga memperoleh Jamkesmas/da
-       Fasilitas umum yang terbengkalai contoh : pagar makam belum selesai.

Nama Organisasi
Organisasi ini diberi nama SULAK (Solidaritas Untuk Leluhur dari Anak Kampung)

Visi : Membantu dengan langkah kecil menuju masyarakat dukuh Ngriman yang gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharjo.

Misi Organisasi
SULAK merupakan organisasi sosial murni didirikan untuk tujuan :
1.    Sarana komunikasi antar perantau Ngriman di manapun berada
2.    Sarana komunikasi para perantau dengan masyarakat kampung halaman
3.    Mewujudkan upaya kecil bakti terhadap kampung halaman

Simbol Organisasi
1.    Kata Sulak sebagai simbol ciri khas Dukuh Ngriman dengan produk aslinya Sulak
2.    Gunung Merapi sebagai simbol kampung halaman dan tanah leluhur
3.    Gunung merapi merupakan gunung paling api aktif adalah simbol semangat tak pernah padam dari para perantau untuk berjuang di tanah perantauan di manapun mereka berada

Keanggotaan
SULAK didirikan terbuka, sukarela, dan tidak memaksa untuk semua perantauan di manapun berada, baik di dalam negeri maupun di luar negeri : Jabodetabek, Serang, Bandung, Surabaya, Solo, Malaysia, Brunei dll. Teridentifikasi ada 55 orang/KK asal Ngriman Lor merantau keluar dari wilayah Klaten ke kota lain dan luar negeri.

Kepengurusan
Berdasarkan hasil pertemuan perdana Sulak tanggal 6 Maret 2011 di rumah Bp. Wagimo, Jakarta Barat disepakati kepengurusan sebagai berikut :

            Penasihat                    : Wagimo
Ketua                           : Susanto
Wakil Ketua                 : eKO Juniyanto 
Sekretaris                    : Dwi Susanto
            Bendahara                  : Daryanti
Koordinator wilayah    :
-       Jakarta 1               : Sudarmanto
-       Jakarta 2               : Suhadi
-       Bekasi                   : Iswanto
-       Banten                   : Tustiyono
-       Jawa Barat            : Susanto
-       Luar Negeri           : Joko
-       Wilayah lain           : Suherman

Langkah Riil yang diharapkan
1.    Meneruskan tradisi silaturahmi halal bi halal yang biasa diadakan setelah lebaran tahunan dengan : campur sari/wayang kulit/dll sesuai situasi dan kemampuan.
2.    Membantu pendanaan jika ada proyek pembangunan sarana umum di Ngriman Lor misal pemugaran makam, pagar, jalan dll
3.    Membantu meringankan beban jika ada warga di kampung yang sakit keras dan tidak mampu berobat.
4.    Memberikan informasi jika ada lowongan kerja kepada generasi muda di kampung yang masih menganggur.
5.    Langkah lain yang mampu membantu kampung halaman untuk lebih maju



Cara Komunikasi dan Penggalangan Dana
1.    Mengadakan pertemuan dan arisan perantau 3 bulanan di sekitar DKI, Jawa Barat dan Banten dengan ketentuan jadwal : 3 kali pertemuan di Perantauan dan 1 kali pertemuan di kampung setelah idul fithri. 

2.    Iuran bulanan Rp 20.000,- per orang (atau per KK bagi yang sudah keluarga) dengan mekanisme sebagai berikut :
a.    Transfer ke rekening Bendahara Sulak atas nama Daryanti di BRI Pejagalan Jakarta Nomor Rekening : 3310 01 005237 53 3.
b.    Atau diserahkan langsung pada saat pertemuan/arisan Sulak per 3 bulan untuk angsuran ke depan.
c.    Atau dititipkan kepada koordinator wilayah sesuai domisili perantau

Harapan
-       Di perantauan memang kita berjuang, mungkin susah, tapi saudara di kampung kondisinya lebih susah lagi.
-       Apa yang sudah bisa kita perbuat dan kita berikan untuk tanah kelahiran kita, tanah di mana tempat suatu saat kita mungkin dikubur di sana ?



                                                                                                                                                                                                                                                                        

Selasa, 22 Mei 2012

Sekilas Pawarten SULAK

SULAK merupakan nama paguyuban warga Klaten yang merantau di kota-kota di seluruh pelosk tanah air dan di luar negeri beraggotakan 60 orang.
Pengurus Sulak
Ketua : Susanto, SE, MT (Bandung)
Sekretaris : Dwi Susanto (Serang)
Bendahara : Daryanti (Jakarta)
Koordinator Wilayah Barat Jakarta : Sudarmanto
Koordinator Wilayah Timur Jakarta :Suhadi
Koordinator Wilayah Bekasi : Iswanto
Koordinator Wilayah Banten : Tustiyono
Koordinator Wilayah Luar Negeri :Nano
Koordinator Wilayah Jawa Tengah : Suherman
Koordinator Wilayah Jawa Barat : Salman
Koordinator Wilayah Lain : Joko
Kegiatan Sulak :
1. Pertemuan Triwulanan dengan tempat giliran antar kota
2. Santunan bagi warga kampung yang sakit
3. Mengadakan acara tahunan setelah lebaran di kampung halaman : wayangan, campursari, halal bihalal, dll
4. Saling membantu antar perantau dan sharing informasi bisnis dan lowongan kerja
5. Kerja sosial untuk kampung halaman

Pengusaha Sulak di Ngriman Klaten

Berikut ini adalah nama-nama pengusaha sulak di dusun Ngriman, desa Karanglo, kec. Klaten Selatan, Kab. Klaten yang saat ini masih eksis di industri kerajinan sulak/kemoceng :
1. Sulak Jatno Ngriman Lor
Alamat : Ngriman Lor RT 01 RW 01 desa Karanglo, kec. Klaten Selatan, Kab. Klaten 2. Sulak Sugyanto
Alamat : Ngriman Lor RT 01 RW 01 desa Karanglo, kec. Klaten Selatan, Kab. Klaten
3. Sulak Sridadi
Alamat : Ngriman Tengah RT 01 RW 02 desa Karanglo, kec. Klaten Selatan, Kab. Klaten
4. Sulak Bu Warni
Alamat : Ngriman Tengah RT 01 RW 02 desa Karanglo, kec. Klaten Selatan, Kab. Klaten
5. Sulak Heri
Alamat : Ngriman Kidul RT 01 RW 03 desa Karanglo, kec. Klaten Selatan, Kab. Klaten

Sedangkan periode lalu banyak pedagang / pengusaha sulak yang sudah pensiun antara lain : Sriyono, Parmo Miarjo, redjo Sumarto, Suripto, Bedjo, Parto Mulyono, Suparman, Ndari, Kramto, Wakiman, Sajiman, dll